Laman

31.8.15

Hati-hati "Sudden Shift", Fenomena Perubahan Abad 21

Oleh Prof.Rhenald Kasali Ph. D

Lima tahun yang lalu, mantan Dirut Pertamina, Ari Soemarno pernah menyampaikan sepotong data kepada saya. Itu tentang shale gas, yang kalau sampai kongres Amerika Serikat memberi lampu hijau untuk dieksplore dan diekspor, maka harga gas dunia akan turun.

Data itu rupanya segera direspons oleh para pemain saham yang mengakibatkan harga-harga saham perusahaan tambang batu bara kita anjlok. Mengapa demikian? Inilah gejala perubahan mendasar yang disebut 3S : "Sudden Shift, Speed dan Surprise!"

Sudden Shift

Daripada mereka-reka kapan dollar AS akan kembali turun, atau tenggelam dalam rasa takut yang besar bahwa PHK besar-besaran akan terjadi, lebih baik kita paham apa yang tengah terjadi, mengapa dan bagaimana meresponsnya.

Gejala ini kita sebut sudden shift (tiba-tiba berpindah). Faktanya, konsumennya tetap di situ, populasinya tetap besar (8 miliar jiwa), semuanya butuh makan, minum, transportasi, gadget, hiburan, dan sebagainya. Tetapi siapa yang menikmati perpindahan itu? 

Sudah begitu, berpindahnya mengejutkan karena seakan tiba-tiba (sudden), cepat sekali (speed) dan membuat kita terkaget-kaget (surprise). Mengapa? Karena kita mengabaikan, kita menyangkal, kita gemar berolok-olok, berpolitik, bersiasat, berpura-pura menyelamatkan (padahal menyesatkan). Kadang mengatasnamakan rakyat pula, menghiburnya, berpura-pura seakan-seakan masalahnya ada di tempat lain.

Kembali ke shale gas, Ari Soemarno memberi tahu saya bahwa cost-nya sangat rendah, demikian harga jualnya, yakni ¼ dari harga jual gas konvensional. Saya membayangkan begitu informasi itu beredar, maka para pemakai minyak (oil) pun akan beralih. Maka harga minyak pun akan goncang. Lalu pada akhirnya, tambang energi lain akan terganggu: batu bara.

Di luar dugaan saya, ternyata batu bara terkena imbasnya lebih dulu, lalu baru minyak. Maklum harga kertasnya (saham) sudah lama dijadikanbubble, lagi pula ia sangat merusak lingkungan. Sekarang harga minyak dunia baru turun sekitar 50-60 persen. Para ahli menduga ia masih akan turun hingga sekitar 10 dollar AS (saat ini masih sekitar 47dollar AS) per barel. 

Bisa dibayangkan kerugian apa yang akan diderita pengusaha-pengusaha minyak, kalau mereka tak berani merevolusi biaya-biaya “kenikmatan” yang selama ini sudah dirasakan para pegawai. Dulu, saat harga minyak di bawah 10 dollar AS per barel, mereka sanggup berproduksi dengan biaya 6 dollar AS per barel, tetapi begitu harga pasarnya 120 dollar AS per barel, mereka berproduksi dengan biaya 100 dollar AS per barel. Segala yang membuatnya mahal, akan membuat manusia meningkatkan biaya kenikmatan.

Zalora

Di Bandara Halim Perdanakusuma, saya menerima CEO Zalora Indonesia. Anak-anak muda tentu lebih tahu apa itu Zalora. Ini situs belanja online yang sedang digemari konsumen muda. Dengan belanja online, selain mendapat barang-barang baru, anak-anak muda bisa mendapat harga yang lebih murah.

Saat itu saya baru membaca data penjualan ritel Indonesia yang dilaporkan turun besar-besaran. Keadaan ekonomi pun kita persalahkan. Bahkan para politisi menduga adanya miss management dalam pemerintahan.

Saat industri ritel konvensional melaporkan penurunan 3-4  persen, Zalora justru mengatakan omzet mereka naik 240 persen. “Dalam dunia online, kalau kami tumbuhnya di bawah 100 persen itu sama dengan kegagalan,” ujar mereka.

Saya pikir Zalora masih kecil. Tetapi bayangan saya kembali ke tahun 1998 saat semua orang dicekam rasa takut akibat gelombang PHK. Asing pun hengkang. Ketika para ekonom di FE UI masih berpikir keras bagaimana menciptakan iklim yang kondusif agar investasi asing kembali lagi, saya memilih untuk mendorong lahirnya entrepreneur lokal.

Saya masih ingat ejekan para ekonom yang mengabaikan kemampuan bangsa ini berwirausaha. Saya bahkan ditanya, apa bisnis yang akan diekmbangkan wirausaha lokal? Saya sebutkan nama-nama produk mereka: kacang (Garuda dan Dua Kelinci), herbal (Sido Muncul), kosmetik (Wardah), bola buatan masyarakat di Majalengka dan lain-lain.

Di luar perkiraan saya, mereka mempertanyakan, “Sampai kapan kacang dan jamu bisa menciptakan lapangan kerja? Yang bisa itu otomotif. Rakyat kita itu pegawai, bukan entrepreneur.”

Anda tahu berapa jumlah wirausaha kita sekarang? Jangan lagi mengatakan masih di bawah 1 persen. Kalau mereka yang sudah terlibat dalam sektor informal saja sudah 60 juta orang, bisa hitung sendiri berapa banyak orang yang sudah bergulat dalam bidang kewirausahaan.   

Demikian juga dengan Zalora dan mereka yang bergerak dalam sektor ekonomi kreatif lainnya. Sekarang memang masih kecil. Tetapi mereka memiliki daya disruptif yang bisa menggerus para pelaku usaha konvensional.

Semua Shifting

Pergeseran konsumsi tak hanya terjadi dalam dunia energi dan belanja melainkan dalam konsumsi di segala bentuk kehidupan kita. Semuanya bergeser. Keseimbangan baru belum terbentuk, tetapi pindah-pindahnya mulai terasa.

Minggu lalu, 17 Agustus 2015, Indonesia-X baru saja meluncurkan situs belajar bebas biaya (massive online course) di mana Rumah Perubahan ikut di dalamnya.

Pernahkah anda membayangkan bahwa kampus-kampus besar sedang berjuang melawan perubahan? Ya, di seluruh dunia, bukan cuma surat kabar berbasis kertas yang kesulitan karena hadirnya media-media online, melainkan juga kampus–kampus yang kini ditantang dunia belajaronline.

Bahkan gelar akademis pun kini mulai ditinggalkan para kaum terpelajar dunia. Para pemberi kerja mulai melirik mereka–mereka yang tak bergelar. Dari "siapa kamu" ( atau "apa gelar akademismu"), dunia manajemen mulai beralih pada “apa yang bisa kamu lakukan”. Lihatlah di perusahaan- perusahaan besar, di kartu-kartu nama para pimpinan dan stafnya. Tak banyak lagi yang mencantumkan gelar akademisnya.

Gerakan masif ini membuat kaum muda beralih dari membeli degree (formal) kepada membeli keahlian dan paket–paket  kursus, yang mereka ramu sendiri racikannya. Bukan lagi racikan akademik yang dibuat pemerintah karena mereka ingin membangun keahlian yang unik, yang tidak massal dan siap pakai. Dan pasar tenaga kerja global pun mengakomodir mereka. Apa yang bisa mereka berikan di dunia kerja bukan lagi rangkaian matakuliah racikan kampus. 

Dan Indonesia-X  menjadi pelopor belajar onlineyang heboh. Kelak Anda bisa mengambil kursus apa saja. Karena murah (gratis), switching cost nya menjadi rendah. Dan perubahan pun terjadi.

 Gojek, Uber, Seven Eleven, dan lain lain.

Kalau anda belum puas dengan contoh–contoh di atas, maka pelajarilah segala fenomena di dunia transportasi, retail, telekomunikasi, trading,financing, dan sebagainya. Anda pasti akan menyaksikan gejala sudden shift ini.

Konsumen perbankan pun mulai meninggalkan kunjungan ke loket-loket bank. Mereka beralih kemobile banking. Pemakaian voice dalam berkomunikasi beralih ke cara-cara baru: data. Dari voice ke BBM, lalu pindah lagi ke Whatsapp dansocial media.

Sama halnya pertarungan sengit yang tengah dihadapi tukang-tukang ojek pangkalan vs Gojek dan Grab-Bike, atau taksi biasa Vs Uber. Semua mengalami gejala shifting.

Jadi, jangan melulu menyalahkan krisis ekonomi dunia. Karena krisis berdampak pada semua usaha dan kali ini terjadi luas di seluruh dunia. Yang jauh lebih penting bukan krisis itu sendiri. Bukan dollar AS, tetapi apa respons kita terhadap usaha yang kita jalani. Dan apa respons kita untuk mempersiapkan masa depan anak-anak kita dalam dunia yang benar-benar baru ini. 

Kalau Anda diamkan, bukan krisis yang menghantam, tetapi persaingan baru melaluibusiness model yang benar-benar berbeda.

Lagi pula, krisis selalu menjadi alasan bagi kaum malas untuk berhenti bekerja, dan bagi mereka yang senang mencari kambing untuk menyalahkan orang lain atas kesalahan yang dilakukannya.

Selamat merenungkannya!

Sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/08/24/054110726/Hati-hati.Sudden.Shift.Fenomena.Perubahan.Abad.21?page=all

3.3.15

Setiap Perkataan Adalah Doa Yang Akan Dikabulkan

    Sekitar tahun 2005 keatas,masih inget banget adanya booming gelombang cinta ataupun jemani, yang mana hanya bentuk daun lebar atau daun bermotif gelombang  bisa bernilai jutaan ataupun hingga ratusan juta tergantung kondisi dan jenisnya, belum lagi bibit dari daun itu pun laku. semua orang gelap mata untuk berburu dan mengkoleksi jenis tanaman tersebut seketika investasi daun booming dalam hitungan bulan saja, di tahun tersebut hampir secara keseluruhan menikmati investasi daun mulai dari pejabat artis sampai dari kalangan bawah bisa mencicipi investasi tersebut. tanpa mereka sadari bahwa jaman dahulu waktu belum ada boomingnya investasi daun ada kata-kata atau kalimat yang cukup menggelitik, apabila salah satu orang mengucapkan pasti disambut tertawa. kata kata itu adalah "mau dibayar pake apa? daun?" atau "itu semuanya duit apa setengahnya daun?" itu merupakan kalimat yang dahulu hanya sebagai bentuk sindiran ataupun bahan bercandaan bisa langsung terwujud di tahun 2005-an. Semua kebutuhan bisa terpenuhi dengan jualan daun.

      Sekarang memasuki awal 2015, jamannya jaman batu akik giok dan kawan-kawannya, yang mana batu batu tersebut diperjualbelikan mulai dari harga 50ribuan hingga ratusan juta. mulai booming dengan masing masing daerah yang memiliki ciri khas tersendiri dari batu tersebut, seperti halnya dengan daun, batu batu mulai banyak peminatnya dan mulai beralih menjadi sebuah investasi. banyak menganggap jamannya sudah jaman edan sampai batu pun bisa laku buat dijual, tapi masih ingatkah dengan sebuah kalimat ini : "mau dikasih makan apa anak kita kelak? Batu?" sebelum batu akik booming di awal tahun 2015 kalimat tersebut sudah ada. jadinya sekali lagi kalimat yang dianggap itu hanya guyonan menjadi terealisasi.

     Dari pembahasan saya diatas bukan maksud saya untuk menyindir,hanya mencoba membuka mata saja. Sebenarnya Allah SWT sangat sayang dengan umatnya,apapun yang diucapkan oleh umatnya akan diwujudkan walau tidak pada saat itu juga diwujudkannya tapi Allah SWT menepati janji-NYA. setidaknya kita patut bersyukur atas nikmat karunia-NYA yang diberikan dan kita juga patut berhati-hati atau berfikir dahulu sebelum mengucapkan sebuah kata atau kalimat karena ucapan adalah sebuah doa, tentunya akan didengarkan oleh yang maha kuasa dan Insya Allah kemungkinan akan terwujud, karena Allah mewujudkan doa dan harapan umatnya tidak secara langsung melainkan sesuai dengan kesiapan umatnya dalam menerima keinginannya. Semoga bermanfaat.

24.4.12

Kadang Hidup Memang Tak Seperti Sinetron

kejadian ini sudah beberapa tahun yang lalu saya alami tepatnya masih jaman kuliah,masih polos dan lugunya (ahaaay...). waktu itu saya ada di kampus tepatnya di lobi utama, lobi di kampus yang bisa dikatakan tidak begitu rame,saya duduk sambil melihat parkiran mobil karna saya nunggu dosen yang tak kunjung datang maklum lagi butuh dosen makanya rela berkorban pagi-pagi ke kampus (oia    jarak lobi ke parkiran dosen deket makanya kenapa saya pilih nunggu di lobi). waktu saya konsen lihat parkiran mobil, mencari mobil dosen dan tentunya dosennya juga...tiba-tiba terdengar suara GLODYAK!!! memang ada security gedung nyletuk "eeeeh" tapi ga terlalu respon, saya penasaran juga bunyi apa itu, saya langsung nengok kebelakang ternyata ada "mahluk halus" (baca : cewe)  jatuh dari anak tangga. langsung saya deketin, sambil bilang ke dia "gimana mba ga papa?" (pasti dalam hati itu cewe "uda tau jatuh masih dibilang ga papa" :)) ) cewe itu pertama ga respon, kirain dia ga denger saking malunya tapi setelah saya tungguin dia jawab "engga mas,makasi"  (lumayan lama jarak antara dia jawab   dan ketika saya nungguin jawaban dia). bodohnya saya kenapa ga bantuin dia berdiri malah ngloyor ke tempat saya semula sambil saya jawab "oh ya udah klo gitu". mungkin jikalau saya berdiri posisi di depan itu cewe dan saat itu dia mau jatuh saya pasti sudah posisi pasang kuda-kuda buat menerima badan dia yang tidak seimbang menuruni anak tangga gara gara masih belajar pake high heels, ya begitulah kalo imajinasi kepengen kaya di film film tapi realita tidak seperti yang di imajinasikan,heeeeee....semoga ke depannya bisa dapet peristiwa yang sama dan dalam kondisi yang sudah siap sedia,ahahahahahahaha....

5.4.12

Premium

   Disaat pemerintah akan menaikkan harga BBM khususnya yang bersubsidi dan mulai ditentang dari para mahasiswa serta lapisan masyarakat Indonesia timbul pertanyaan dalam hati saya sebenarnya premium ini untuk siapa?
  
   Banyak SPBU memasang spanduk tentang premium untuk golongan tidak mampu sebenarnya ambigu juga sih...kenapa kalo premium untuk golongan tidak mampu masih ada di SPBU, herannya lagi pompa premium lebih mendominasi di setiap SPBU dan juga kriteria untuk golongan tidak mampu menurut pemerintah itu seperti apa? itulah yang menjadi pertanyaan saya setiap saat. 
Kalo orang ke SPBU pasti untuk membeli bensin, otomatis kalo orang ke SPBU pasti membawa kendaraan bermotor sudah jelas mereka golongan mampu bukan masuk ke golongan tidak mampu  lagi.

  Saya malah berfikiran apabila premium digunakan untuk  golongan tidak mampu  (entah bagaimana kriteria  golongan tidak mampu yang dimaksud pemerintah) pasti banyak yang tidak membeli BBM, hal ini dikarenakan masyarakat golongan tidak mampu lebih memprioritaskan pembelian bahan pokok makanan daripada membeli BBM dan yang terjadi adalah subsidi yang dilakukan pemerintah akan sia-sia saja. Baiknya subsidi tidak usah dibatasi untuk  golongan tidak mampu saja untuk kalangan menengah atas juga boleh merasakan premium (dengan catatan apabila berani kendaraan pribadi mereka diberi minum premium), hal ini dikarenakan dengan mereka membeli premium sama saja mereka membantu pemerintah untuk memberikan BLT yang dicanangkan pemerintah saat ini.

   Inilah pendapat saya yang mungkin ada salahnya....namanya juga berpendapat benar tidaknya tergantung dari pembaca sekalian. terima kasih :D
(gambar-gambar diambil dari google.com)

7.2.12

Beda Talak Manusia dengan Talak Allah SWT

  Kemarin waktu ane bincang-bincang sama babe lebih tepatnya diberikan wejangan tentang agama,untuk memperdalam ilmu agama. Banyak sekali diberikan petuah-petuah yang begitu bijak salah satunya talak...dalam kehidupan ini kita telah mengenal talak, talak merupakan ucapan perceraian dari sepasang suami istri. Misal, seorang suami mengucapkan kata "Kita bercerai.." maka ini yang dinamakan talak. Talak yang pertama kali diucapkan oleh salah satu pasangan suami istri ini disebut talak 1 ( dalam islam sudah dikatakan bercerai tapi pasangan masih bisa rujuk lagi). Talak yang kedua disebut talak 2 (juga masih dihalalkan bisa rujuk kembali) Kalau talak 3, adalah ucapan perceraian yang ke-3 pada pasangan suami istri yang dulunya pernah mengucap talak 1 dan talak 2 dengan akhir rujuk. Jika pasangan ini salah satunya menjatuhkan talak 3 maka keduanya secara Islam benar2 sudah bercerai. Pasangan ini tidak dapat rujuk kembali dan diharamkan untuk melakukan pernikahan yg kedua kalinya. Bila ingin kembali dengan pasangannya tersebut, salah satu atau keduanya harus pernah menikah dengan orang lain yg mana hubungan rumah tangga dengan orang lain tersebut berakhir dengan perceraian pula. 

   Dalam hal ini talak manusia antar manusia masih bisa kita pahami dan mengerti , bagaimana kalau Allah SWT bisa memberikan kata talak kepada kita? Allah SWT sama halnya dengan kita (manusia) cuma pembedanya talak dari Allah SWT adalah antara Tuhan dan umat-NYA.
Apabila Allah SWT mengatakan talak 1, Allah SWT memberikan kita sebuah sakit yang masih dalam tahap normal masih bisa sembuh dalam waktu dekat (dalam hal ini kita diperingatkan untuk ingat kepada Allah SWT). jika kita mendapatkan talak 2, Allah SWT memberikan sakit yang berkepanjangan sehingga prosentase untuk sembuh sangat tipis disini kita masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk bertobat sehingga Allah SWT  bisa memberikan mukjizat untuk mendapatkan kesembuhan. Dan talak 3, merupakan talak yang mau tidak mau kita hadapi... talak 3 Allah SWT untuk manusia adalah dengan dicabutnya nyawa kita, jadi kita tidak diberi tahu kapan kita akan mati, apakah dengan ditalak 3 oleh Allah SWT bekal kita sudah cukup untuk hidup di alam barzah? bila Allah berkata talak 3 kepada kita...kita hanya pasrah karna kita tidak ada kesempatan lagi untuk memperbaiki, hal yang kita bawa hanyalah amal perbuatan kita selama di dunia ini.

   Jadi sebelum Allah SWT berkata talak 3 kepada kita ada baiknya kita memperbaiki iman dan sholat kita wahai sodaraku-sodaraku. Perdalamlah ilmu agama pertebal iman dan takwa kita, Insya Allah kita diberikan tempat yang layak oleh Allah SWT, Amiiiiiiin.

NB : maaf kalo kata-kata yang ane pakai berantakan, sebenarnya kata-kata babe ane lebih mengetuk hati tapi ane belum bisa membuat kata-kata yang menyentuh. ane cuma mengambil intisari dari perkataan babe ane :D semoga bermanfaat.

25.12.11

First Impression With "To Know The Unknown"

   Waktu pertama menunggangi motor yang berharga 46 juta ini begitu ringan tidak seperti bayangan waktu menunggangi moge-moge. Pertama kali mau memasukkan gigi satu begitu lembut dalam mengambil koplingnya begitu menginjak gigi satu terdengar bunyi "klak" tidak begitu keras namun cukup membuat miris...dalam hati mungkin kesalahan dalam memindahkan gigi satu...begitu melepas kopling dan langsung gas begitu terasa tarikan yang begitu responsif. memasuki gigi dua terdengar lagi suara "klak" tapi saya tidak begitu mengindahkan lagi kemungkinan memang bawaan ini motor setiap perpindahan gigi selalu bunyi.....
bangga juga menaiki motor ini karna masih banyak yang ngelirik ini motor di setiap traffic lamp pasti dilihatin kadang waktu jalan dijejerin dalam waktu cukup lama..maklum populasi motor ini masih sedikit daripada rivalnya.
      
   Ada pengalaman lucu waktu mengendarai ini motor waktu akan mencoba naik ke gunung lawu melewati kota karanganyar, feeling saya di depan belokan jalan ada razia motor karna merasa lengkap maka saya cukup pede mengendarai dan ternyata benar setelah belokan ada razia motor ketika akan memasuki ke dalam area razia salah satu polantas memberi kode ke saya untuk jalan lurus saja tidak harus berhenti karna saya agak bingung maka saya tetap memasuki area razia tersebut tapi polantas tersebut tetap memberikan kode agar saya jalan terus, begitu sadar langsung saya plintir gas dan tak lupa nyengir bingung ke polantas tersebut. Ternyata mengendarai motor 250 CC memiliki hak istimewa bisa lepas dari jeratan razia motor,hehehehehehehehe. Setelah melewati berbagai macam kemacetan yang ditimbulkan oleh pasar-pasar kaget saatnya saya mencoba performa CBR ini ketika jalan lurus bukan suatu masalah untuk silinder tunggal ini, motor mampu melaju pesat sesuai dengan keinginan pengendaranya begitu responsif. ada suatu hal yang membuat adrenalin terpacu ketika saya memacu gas begitu dalam saya tidak melihat sisi kiri saya ada mobil pickup yang menurut saya itu mobil berhenti, dalam jarak sekitar beberapa meter tiba-tiba mobil pickup di depan saya melakukan manuver mendadak akan memutar sehingga cukup mengagetkan disinilah fungsi rem ABS yang disematkan di motor ini dalam melakukan rem mendadak tidak ada gejala oleng sedikitpun. tetap stabil lurus. Setelah menenangkan hati membeli minum di minimarket saya melanjutkan perjalanan kembali, suara mesin dari CBR ini cukup halus dan nyaris tidak terdengar dan getaran-getaran mesin juga hampir tidak terasa bener-bener seperti mengendari awan kinton,hahahahahaha. begitupun ketika melibas tikungan-tikungan khas pegunungan tidak begitu masalah bagi CBR 250 ini, saya merasakan seperti di sirkuit motogp merasakan sensasi stoner di setiap tikungan yang saya lahap dan disaat melakukan tanjakan 90 derajat motor ini nampak tenang saja, suara mesin seperti suara ketika jalan lurus biasa tidak ada suara mesin tersiksa. Sangat terkesan dengan produk baru yang dikeluarkan oleh produsen honda ini walaupun motor berkesan sport tapi untuk melakukan perjalanan touring tidak begitu melelahkan karena konsep dari motor ini sendiri ada sport touring cocok diapplikasikan ke Indonesia yang sebagian besar masyarakat Indonesia lebih menyukai mengendarai motor daripada transportasi umum ataupun kendaraan pribadi roda empat.